Jenis-Jenis Mixer Untuk Membuat Roti

 

Mixer merupakan salah satu alat penting dalam pembuatan adonan. Tidak hanya berfungsi sebagai pengaduk, mixer juga berguna sebagai pengocok untuk telur, susu, roti dan lain-lain. Fungsi utama mixer adalah untuk melarutkan bahan-bahan yang di gunakan dalam proses pembuatan roti dan mengaduk adonan hingga adonan menjadi kalis (fully develop). Pada prinsipnya mixer di buat agar dapat digunakan untuk mengaduk segala bentuk adonan dari adonan untuk roti, cake, biskuit dan pastry, namun setiap mixer memiliki kelebihan masing-masing. Ada beberapa jenis mixer yang biasa digunakan dalam membuat roti, yaitu.

  • Planetary Mixer

Planetary Mixer karena memiliki sistem adukan yang meniru gerakan rotasi planet mengelilingi matahari. Selain itu, planetary mixer juga memiliki pilihan kepala mixer berbentuk spiral atau c-hook, flat beater maupun whip whisk. Dengan memiliki tiga jenis beater yang berbeda fungsi ini, planetary mixer merupakan mixer multifungsi, dimana ia bisa mengaduk adonan roti/mi yang berat (c hook), mengocok telur hingga kental (whip whisk) dan mengaduk mentega atau adonan cookies atau pastry (flat beater).

  • Spiral Mixer

Spiral Mixer merupakan jenis pengaduk adonan dengan sistem ganda. Disebut ganda karena tidak hanya beaternya yang berbentuk spiral yang berputar, melainkan mangkuknya pun berputar berlawanan arah sehingga lebih kuat dalam menekan adonan. Karena memiliki pengadukan ganda, maka Spiral Mixer ini akan mengaduk adonan roti yang berat dengan suara mesin yang lebih halus dan kalis sempurna Jadi, bagi kalian yang ingin usaha bikin roti, bisa banget memiliki jenis mixer ini.

  • Dough Mixer

Umumnya disebut dengan horizontal dough mixer. Disebut Horizontal karena mesin ini memang beaternya terletak dalam posisi horizontal dan berputar satu arah. Adonan yang sudah kalis, dikeluarkan dengan cara membuka tutupnya. Biasanya digunakan untuk adonan yang “keras” untuk diaduk menjadi adonan yang kalis. Mixer ini biasanya dipakai untuk mereka yang memiliki usaha bikin mie atau kulit pangsit.

  • Stand Mixer

Kalau jenis Mixer ini adalah inovasi dari hand mixer, namanya stand mixer. Seperti menjawab kekurangan hand mixer, Stand Mixer memudahkan kita untuk tidak perlu repot memegangnya saat digunakan. Keuntungannya selain tangan tidak pegal, kita juga bisa tinggal si mixer mengocok adonan sementara kita mengerjakan yang lain.

  • Hand Mixer

Mixer jenis ini merupakan mixer modern yang sering ada di dapur emak-emak. Bagi yang hobi bikin kue pasti punya lebih dari satu. Memiliki ukuran kecil hingga sedang tapi tetap pas dipegang di tangan mungil emak-emak yang hobi mengkreasikan resep kue. Hand mixer lebih praktis, ringkas dan fleksibel dari pada stand mixer. Keuntungan lainnya lagi, kita bisa mengatur putaran dan gerakan untuk mengatur adonan secara manual.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Proofing Untuk Pengembang Adonan

Jenis-Jenis Oven Untuk Memanggang